Home Materi Kuliah Agency Problem Perusahaan : Antara Pemilik Perusahaan Dan Direksi

Agency Problem Perusahaan : Antara Pemilik Perusahaan Dan Direksi

360
0
Agency Problem
Agency Problem

Buat kalian yang bekerja atau memiliki usaha dan melibatkan orang lain yang diberikan wewenang mengelola perusahaan pasti pernah terlibat konflik. Masalah antara pemilik perusahaan dengan direksi atau pelaksana operasional perusahaan beragam. Salah satunya masalah agensi.

Masalah agensi muncul ketika pemilik perusahaan merekrut dan memberi wewenang kepada orang lain (agen) untuk bertindak atas namanya. Tipuri dan Podrug (2010), menangani teori masalah keagenan dimana agen (manajer dan / atau karyawan) berusaha untuk memaksimalkan tujuan pribadi dan mencapai tujuan ekonomi pemilik.

Komitmen merupakan fungsi dari persepsinya tentang nilai yang diharapkan dari penghargaan yang diberikan oleh pemilik atas  pencapaian keuangan. Teori keagenan mengasumsikan bahwa dengan sendirinya kekayaan pokok tidak akan maksimal karena agen dan pemilik memiliki tujuan yang berbeda, memiliki akses informasi yang berbeda dan tidak memiliki kesamaan afinitas risiko.

Ada dua sumber dasar dari masalah agensi: bahaya moral dan keputusan yang merugikan.

Banyak penelitian telah dilakukan tentang masalah ini serta mekanisme yang digunakan untuk memecahkan atau bertindak mencegahnya. Menurut Eun-Resnick (2004) sangat penting bagi pemegang saham untuk mengontrol masalah agensi karena masalah ini menyebabkan pemborosan sumber daya yang langka, menghambat fungsi pasar modal dan penurunan pertumbuhan ekonomi.

Predic dan Ivanovic – Djukic (2010) menunjukkan bahwa ukuran yang sangat berguna adalah tata kelola yang seuai dengan aturan perusahaan sehingga memungkinkan pemegang saham untuk bekerja sesuai hak mereka dan mendorong transparansi dari top manajer. Brigham dan Houston (2007) menyarankan beberapa ukuran yang dapat memotivasi manajer untuk bertindak demi kepentingan terbaik pemegang saham: yaitu kompensasi manajerial, intervensi langsung oleh pemegang saham, pemecatan dan ancaman pengambilalihan. Lasher (2008) mengemukakan bahwa manajemen yang efektif dari masalah keagenan mencakup pemantauan pekerjaan agen. (Aza El Munadiyan)

Previous articleKampus Budi Bakti Ikuti Arahan LLDikti Wilayah I, Kuliah Tatap Muka Belum Bisa Dilakukan Pada Semester Genap 2021
Next articlePenyebab Dan Obat Gangguan Mental Akibat Media Sosial
Kampus Budi Bakti School of Management telah berdiri sejak tahun 2002 di Bekasi. Lebih dari 5000 mahasiswa telah lulus dari kampus yang kini dikelola oleh Dompet Dhuafa. Sebelumnya Budi Bakti School of Management dimiliki dan dikelola oleh Yayasan Budi Bakti, kini kepemilikan dan pengelolaan beralih ke Dompet Dhufa. Budi Bakti School Of Management saat ini selain di Bekasi juga membuka di kawasan Zona Madina, Kemang. Budi Bakti School Of Management memiliki dua jurusan yaitu Strata 1 Manajemen dan Diploma 3 pemasaran dengan slogan Kuliah Mudah, Semua Bisa Kuliah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here