Home Blog Gaes Hati Hati Ini 8 Ciri-Ciri Varian Baru Covid-19 B117

Gaes Hati Hati Ini 8 Ciri-Ciri Varian Baru Covid-19 B117

320
0
ilustrasi-foto-riset stim budi bakti

BudiBakti. Gaes varian baru virus corona (Covid-19) B117 yang pertama kali ditemukan di Inggris memiliki kemampuan menular lebih cepat  diketahui telah masuk Indonesia bahkan dua kasus sekaligus. Hal ini diungkap Wakil Menteri Kesehatan dr Dante Saksono bertepatan dengan setahunnya pandemi Corona di Indonesia.

Varian baru tersebut telah menimbulkan sejumlah gejala kepada pasien-pasien yang terinfeksi. Berikut gejala terbaru COVID-19 yang perlu diwaspadai dikutip dari Times of India, Rabu (3/3/2021):

1. Demam

Menurut data terbaru ONS, terdapat sekitar 19 persen pasien COVID-19 yang melaporkan mengalami demam karena varian asli virus Corona. Namun, terdapat 22 persen pasien yang dikaitkan dengan varian baru virus tersebut.

2. Batuk

Sebanyak 35 persen pasien mengalami gejala batuk setelah terinfeksi varian baru COVID-19. Di sisi lain, pasien yang mengalami gejala batuk akibat varian virus asli hanya sebanyak 28 persen saja.

3. Sesak Napas

Sesak napas merupakan gejala umum yang kerap dialami oleh pasien terinfeksi COVID-19. Gejala ini kerap dialami oleh orang-orang terinfeksi varian virus asli dan juga varian baru Corona.

4. Nyeri Otot

Sebanyak 21 persen pasien terinfeksi virus Corona mengalami nyeri otot. Pada varian baru COVID-19, diketahui terdapat sebanyak 24 pasien yang juga mengalami hal yang sama.

5. Kehilangan Indra Penciuman dan Perasa

Menurut data, terdapat sekitar 18-19 persen pasien yang terinfeksi strain asli Corona yang mengeluhkan kehilangan indera penciuman dan perasa, sedangkan pada varian baru Corona, sebanyak 15 persen pasien yang mengeluh mengalami hilangnya indra perasa.

6. Sakit Kepala

Sakit kepala juga merupakan gejala lain yang turut dialami oleh pasien-pasien yang terlibat dalam penelitian tersebut.

7. Sakit Tenggorokan

Pada pasien terinfeksi varian baru Corona, terdapat sebanyak 22 persen pasien yang mengalami gejala sakit tenggorokan. Sementara itu, pasien terinfeksi strain asli Corona yang mengalami sakit tenggorokan hanya sebanyak 19 persen.

8. Gejala gastrointesnial

Studi yang dilakukan oleh ONS tersebut juga menyatakan bahwa tidak terdapat perbedaan persentase gejala gastrointesnial yang dialami pasien terinfeksi kedua kelompok varian Corona tersebut.

Sementara itu, menurut United Kingdom NHS dan Express, selain ke-8 gejala di atas, terdapat beberapa gejala lainnya dari varian baru Corona ini, yakni diare, konjungtivitis (mata merah), ruam pada kulit, perubahan warna pada jari tangan serta kaki, kelelahan, pilek, dan muntah-muntah.

Previous articleEnakan Masa Kuliah Apa Sekolah?
Next articleKedaireka Jadi Biro Jodoh Perguruan Tinggi Dengan Dunia Usaha Industri
Kampus Budi Bakti School of Management telah berdiri sejak tahun 2002 di Bekasi. Lebih dari 5000 mahasiswa telah lulus dari kampus yang kini dikelola oleh Dompet Dhuafa. Sebelumnya Budi Bakti School of Management dimiliki dan dikelola oleh Yayasan Budi Bakti, kini kepemilikan dan pengelolaan beralih ke Dompet Dhufa. Budi Bakti School Of Management saat ini selain di Bekasi juga membuka di kawasan Zona Madina, Kemang. Budi Bakti School Of Management memiliki dua jurusan yaitu Strata 1 Manajemen dan Diploma 3 pemasaran dengan slogan Kuliah Mudah, Semua Bisa Kuliah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here