SPMI Kampus Budi Bakti Kunjungi BPMI Universitas Djuanda

Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Budi Bakti mengunjungi Universitas Djuanda (UNIDA) dalam rangka studi banding terkait dengan pengelolaan SPMI dan kearsipan, Selasa (10/1/2023). Delegasi STIM Budi Bakti diterima langsung oleh Rektor UNIDA Prof. Dr. Suhaidi, S.H., M.H di Ruang Rapat Senat.

Rektor UNIDA, Prof. Dr. Suhaidi, S.H., M.H dalam sambutannya menyampaikan bahwa diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat baik bagi UNIDA maupun bagi STIM Budi Bakti, sehingga kedepan kedua belah pihak sama-sama mencapai taraf terakreditasi unggul.

“Semoga benchmarking ini dapat dilaksanakan dengan baik sampai selesai nanti. Selamat datang di Kampus Bertauhid dan inilah UNIDA. kedepannya semoga UNIDA dapat melakukan kunjungan ke STIM Budi Bakti,” ungkap Prof. Dr. Suhaidi, S.H., M.H.

Selanjutnya Ketua STIM Budi Bakti, Rina Fatimah, S.Sos., MP dalam sambutannya mengatakan, dengan diadakannya benchmarking ini STIM Budi Bakti banyak mendapatkan informasi berharga mengenai pengelolaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).

STIM Budi Bakti merupakan kampus yang di tahun 2018 diakusisi oleh Dompet Dhuafa dan pada tahun 2020 mendapatkan legalitas. Pengelolaan STIM Budi Bakti menggunakan Pendekatan wakaf produktif sehingga diharapkan pendidikan dapat diakses oleh masyarakat luas, karena tidak banyak masyarakat yang dapat mengemban pendidikan.

“Kami merasa bahwa kami selaku pengelola baru pendidikan tinggi harus banyak belajar. UNIDA sebagai sarana pembelajaran kami sudah dapat menjadi representatif perguruan tinggi secara nasional, khususnya di Jawa Barat. Semoga ke depan dapat melaksanakan kerja sama dengan UNIDA sehingga kita dapat maju bersama. Terima kasih kepada UNIDA yang telah menerima kami, dan semoga kami dapat terus berkembang dan meningkat seperti UNIDA,” tutur Rina Fatimah, S.Sos., MP.

Sementara itu, Kepala BPMPI UNIDA, Dr. Rusi Rusmiati Aliyyah, M.Pd dalam paparannya menjelaskan secara rinci mengenai SPMI yang ada di UNIDA. Saat ini, UNIDA telah melakukan upaya restrukturisasi yang dimana pada awalnya Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) dijadikan BPMPI karena akreditasi sangat membutuhkan penjaminan mutu dan tentu penjaminan mutu ini harus terus ditingkatkan.

“BPMPI di UNIDA secara langsung bertanggung jawab kepada Rektor dan tugasnya diantaranya mengelola monev keuangan, pembukaan prodi baru dan penjaminan mutu. Dibawah BPMPI ada Gugus Penjaminan Mutu (GPM) yang dimiliki disetiap fakultas dan Gugus Kendali Mutu (GKM) yang tugasnya untuk prodi. Adapun dokumen-dokomen yang perlu dan ada di SPMI diantaranya yaitu kebijakan SPMI, standar SPMI, Manual SPMI dan Formulir SPMI,” tutur Dr. Rusi Rusmiati Aliyyah, M.Pd. 


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *